oleh

Kemah Lintas Agama “Damai Itu Indah” di buka resmi Oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Papua Barat

Penyambutan kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat di awal kegiatan camp pemuda lintas agama dilakukan dengan pengalungan kain selendang Adat oleh Ketua Panitia Pelaksana kegiatan camp pemuda lintas agama yang diinisiasi oleh Para Penyuluh PNS dan Non PNS di Kabupaten Sorong, hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Pemda kepala Kesbangpol provinsi Papua Barat daya, Adri. B Timba,SH, Kabid Urusan Agama Kristen Kanwil Kemenag Papua Barat Barnabas Dowansiba.

dan kegiatan ini pun dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Papua Barat, Luksen Jems Mayor, dengan jumlah peserta 132 orang dengan tujuan untuk mempromosikan toleransi, kerukunan, dan persatuan antara pemuda pemeluk agama yang berbeda di daerah tersebut.

Dalam acara pembukaannya, Luksen menyampaikan pentingnya menjaga perdamaian di Papua Barat, terutama dalam merawat keragaman agama yang ada di daerah ini. Ia mengapresiasi inisiatif penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Sorong dalam menggelar kegiatan lintas agama ini, yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antara pemuda-pemudi berbagai agama.

“Dengan adanya kegiatan Camp Pemuda lintas Agama ini, diharapkan dapat memperkuat kerja sama dan membangun perbedaan menjadi kekuatan bagi pemuda-pemudi di Papua Barat. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus menjadi agen perubahan untuk menciptakan perdamaian dan kemajuan bangsa,” ucap Luksen.

Baca Juga  Demi Kepastian Hukum, PLN Teken MoU dengan Kejagung

Selanjutnya Luksen menyampaikan Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti oleh puluhan pemuda-pemudi dari berbagai agama, seperti Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha. Mereka akan mengikuti serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat toleransi antaragama, meningkatkan pemahaman tentang keberagaman budaya, serta membangun relasi yang baik antara pemuda-pemudi lintas agama.

Orang nomor satu di Kementerian Agama Provinsi Papua Barat ini juga menekankan pentingnya memanfaatkan kegiatan ini sebagai ajang saling bertukar informasi dan pengalaman antarpeserta.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, pemuda-pemudi akan semakin memahami dan menghargai perbedaan agama serta menumbuhkan sikap yang inklusif dan toleran di masyarakat dan hal ini harus di viralkan karena ini merupakan hal yang baik.

Baca Juga  Polres Manokwari Selatan Buka Pendaftaran Bintara Polri Afirmasi Otsus, Ini Syaratnya

Di akhir acara, Luksen mengucapkan terima kasih kepada penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Sorong yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan Camp Pemuda lintas Agama ini.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk memperkuat kerukunan umat beragama, perdamaian, dan membangun Papua Barat yang damai serta sejahtera. Pemuda Lintas Agama semakin Digital, Pemuda Lintas Agama semakin Rukun pemuda lintas Agama berdampak bagi Indonesia.

News Feed