Meski penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) IX Tingkat Provinsi Papua Barat tahun 2023 berlangsung kompetitif, namun penampilan dan kualitas dari setiap peserta dinilai sedikit mengalami penurunan jika dibandingkan dengan penyelenggaraan STQH VIII tahun 2021.
Hal itu disampaikan langsung oleh ketua dewan hakim STQH IX Tingkat Provinsi Papua Barat tahun 2023, Muchsin Bin Thahrir saat ditemui tim Humas disela-sela kesibukannya.
“Berdasarkan pengamatan kami, kualitas tahun ini agak sedikit menurun karena yang tampil rata-rata merupakan peserta baru,” ungkapnya, Jumat (14/07/2023).
Tak hanya itu, Muchsin juga menilai penurunan kualitas juga dipengaruhi karena minimnya pembinaan di tingkat kabupaten kota.
“Inikan peserta disaring dari masing-masing kabupaten dan yang terbaik yang dibawa kesini. Tetapi kenyataannya masih agak jauh dari ajang yang sebelumnya,” katanya.
Bahkan Muchsin mengungkapkan, penurunan mutu dan kualitas peserta ini tidak hanya di beberapa kategori tertentu saja, tetapi diseluruh kategori yang dipertandingkan.
“Para peserta ini harus terus digenjot, dibina dan harus terus ditingkatkan kualitasnya, apalagi untuk mengikuti ajang nasional yang akan berlangsung dalam waktu dekat,” sebutnya.
Selaku ketua dewan hakim, Muchsin Bin Thahrir pun berharap LPTQ Provinsi Papua Barat bisa mengambil langkah dengan cara mengadakan training center setelah pelaksanaan STQH IX Tingkat Provinsi Papua Barat usai.
“Sebelum event nasional, Pemusatan latihan atau TC harus dilakukan,” tutup Muchsin yang juga merupakan dewan hakim nasional. (fia/rls)










