AIMAS – Sagu merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia yang tinggal disebagian besar wilayah Indonesia timur. Khususnya Papua. Sagu juga dinilai dapat membantu menopang persoalan pangan dan industri bagi masyarakat di Papua. Selain itu, sagu juga berpotensi mengembangkan ekonomi daerah yang ramah lingkungan.
Melihat potensi ini maka Anggota DPR RI Komisi VII, Rico Sia menggandeng Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) untuk membantu memberikan edukasi dan pengetahuan melalui pelatihan pengolahan pangan berbahan dasar sagu bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Sorong. Selasa (26/7).
” sagu merupakan produk dari Papua yang memiliki potensi dengan nilai jual yang tinggi dan sagu juga merupakan salah satu makanan khas Papua yang bisa di olah menjadi produk yang bisa bertahan lama,” jelas Rico Sia saat di temui di Sorong.
Rico mengatakan, pelatihan yang berlangsung ini merupakan aspirasi yang diusulkannya ke Kementerian dan lembaga mitra Komisi VII DPR RI sehingga diputuskan untuk bekerjasama dengan BRIN guna memberikan edukasi dan pengetahuan bagi pelaku UMKM dalam mengelola pangan sagu menjadi produk yang memiliki nilai jual.
” jadi bag pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Sorong diharapkan dapat memanfaatkan dan mengaplikasikan semua ilmu yang diperoleh ini agar bisa mengolah sagu dengan bentuk yang lebih menarik dan bisa di distribusikan ke luar Papua biar omzetnya meningkat serta berdampak baik pada masyarakat sekitar,” Ujar Rico
Terkait dengan hal ini, kata Rico, Komisi VI DPR RI akan menfasilitasi para pelaku UMKM agar mereka tidak hanya diikutsertakan dalam pelatihan, tapi juga difasilitasi alat pendukung seperti mesin agar dapat membantu menindaklanjuti pelatihan ini.
” dalam waktu dekat kami juga akan kembali melakukan rapat dengan pihak perindustrian agar membuat perencanaan project kedepan di wilayah Papua Barat Daya,” tutup Rico










