KAIMANA- Seorang ibu di Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat, Maria Gema Hungan (51), meninggal dengan cara gantung diri. Kuat dugaan, karena depresi akibat sakit akut yang dialaminya, akhirnya, sekitar pukul 13.15 WIT, Sabtu (25/7/2020), ditemukan tak bernyawa dengan posisi duduk di atas tempat tidurnya dengan leher terlilit tali jemuran.
Kapolres Kaimana, AKBP Iwan P. Manurung, SIK dalam press releasenya yang diterima sejumlah wartawan di Kaimana menyebutkan, hingga saat ini polisi telah meminta keterangan dari 3 orang saksi. Ketiga saksi yang diminta yakni anak kandung korban, masing-masing RR (24), TR (12) dan DR (7).
Awal kejadian ditemukan korban, bermula dari, anak kandung korban sekira pukul 12.30 WIT, masuk ke kamar ibunya. Dia hendak melihat ibunya, karena selama ini mengidap penyakit kanker payudara dan terus berbaring di kamarnya.
Namun, saking kagetnya, DR melihat ibunya dengan kondisi sedang duduk di atas tempat tidurnya, dengan seutas tali jemuran berwarna kuning melilit di lehernya.
Saking kagetnya, DR langsung berteriak menangis dan meminta tolong kepada kedua kakaknya. Mendengar tangisan DR, kedua kakaknya, masing-masing RR dan TR mendatangi kamar ibu mereka. Namun saat berada di kamar, nyawa ibu mereka tidak bisa tertolong lagi karena kuatnya lilitan tali di leher korban.
Karena tak tega melihat ibu mereka dengan kondisi seperti itu, anak korban RR, langsung mengambil pisau dan memotong tali jemuran serta membaringkan jasad ibu mereka di atas tempat tidur.
Kapolres Iwan dalam keterangannya juga mengaku, jika setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan tindakan kepolisian, dengan mendatangi TKP, meminta keterangan dari sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, mengolah TKP dan mengevakuasi korban menuju IGD RSUD Kaimana untuk visum et repartum.
Hingga berita ini diturunkan, jenasah di semayamkan di rumah duka Jalan Perindustrian Kota Kaimana Papua Barat. Polisi pun masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait dengan kasus ini.(ANI-R1)











Komentar