oleh

Perusahaan Jepang Tertarik Investasi Petrokimia di Bintuni Papua Barat

JAKARTA – Perusahaan asal Tokyo, Jepang, Sojitz Corporation disebut-sebut tertarik untuk berinvestasi ke Indonesia.

Ketertarikan ini diungkapkan perwakilan Sojitz  saat bertemu Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat lawatannya ke Jepang.

“Sojitz itu dia tertarik untuk partisipasi di Bintuni sebetulnya,” tutur Agus saat jumpa pers, Kamis (11/3/2021).

Baca Juga  Pembangunan Gereja di Kampung Roma dan Tolak Capai 3 Miliar dan Ditargetkan 2022 Rampung

Kawasan Industri Teluk Bintuni ini terletak di Desa Onar Baru Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni Papua Barat dengan luas lahan sekira 2112 Ha.

Menperin juga memastikan jika Sojitz berinvestasi di Bintuni, seluruh infrastruktur akan disiapkan oleh pemerintah Indonesia.

“Semua infrastrukturnya nanti akan disiapkan oleh pemerintah, lahannya disiapkan oleh pemerintah, pelabuhannya juga nanti akan disiapkan oleh pemerintah.

Baca Juga  SMSI Rayakan HUT ke-7 Dengan Potong Tumpeng dan Donor Darah Serentak di 37 Kota

Lebih dari itu juga sudah ditetapkan oleh pemerintah sebagai PSN atau proyek strategis nasional.

Jadi PSN itu ya otomatis didalamnya sudah ada insentif-insentif,” terang Menperin.

Lebih lanjut, Menperin juga melihat ketika infrastrukturnya selesai akan makin banyak menarik investor.

“Itu akan cepat sekali para calon investor akan berlomba-lomba masuk ke Bintuni, karena deposit dari gas-nya itu sangat banyak di sana,” jelasnya.

Baca Juga  BEI Suspensi Saham TIFA

Sumber : tribunnews.com

News Feed