oleh

Di Kaimana Papua, Seorang Ibu Muda Tewas Gantung Diri

KAIMANA, KT- Warga di sekitar Kantor Perikanan Kampung Coa Kabupaten Kaimana, Senin (10/8/2020) sekira pukul 14.00 WIT, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang ibu muda, yang nekad mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri di konsen pintu kamar kosnya.

Korban yang akhirnya diketahui identitasnya, Ika Nurlaila Reasa (21), menggantung diri dengan menggunakan sehelai kain sarung yang melilit di lehernya.

Kapolres Kaimana, AKBP Iwan P. Manurung, SIK dalam keterangan persnya yang berhasil diterima wartawan, Senin (10/8/2020) petang, menyebutkan, hingga saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait dengan kasus ini.

Baca Juga  Ini Tanggapan Pedagang Soal Rencana Vaksinasi Covid-19

Dalam keterangannya, Kapolres juga mengaku, jika awal kejadian bermula dari suami korban yang saat itu sedang bertugas di Kampung Gaka Distrik Buruway, Minggu (9/8/2020) meminta salah seorang teman kerjanya, untuk mengecek istrinya di rumah kost tersebut melalui whatsapp, namun karena teman korban HPnya tidak aktif, sehingga baru bisa mengecek pada Senin (10/8/2020).

Baca Juga  Bawaslu Papua Barat: 32 TPS Berpotensi PSU dan 3 TPS Penghitungan Ulang

Permintaan tersebut disebabkan, karena korban mengirimkan pesan kepada suaminya, yang mengancam akan menggantung diri.

“Dia kirim pesan lengkap dengan foto. Akhirnya, karena perasan tidak enak, sang suami meminta temannya. Dan baru pagi harinya, teman suaminya pergi mengecek. Saat mengecek, pintu kamar tertutup rapat. Teman suami korban pun akhirnya berusaha untuk mengintip ke dalam rumah. Saat mengintip, dia melihat korban sudah posisi tergantung,” tegasnya.

Karena kaget, saksi itu langsung berteriak minta tolong kepada tetangga dan akhirnya korban diturunkan.

Baca Juga  Operasi Lilin Mansinam 2020 di Masa Pandemi, Ini Pesan Kapolri yang Dibaca Kapolda PB

Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan tindakan kepolisian dengan melakukan olah TKP, mengamankan sejumlah barang bukti (BB), mengumpulkan sejumlah bukti dari para saksi dan membawa korban ke RSUD Kaimana untuk melakukan visum et repentrum.

Kapolres juga mengaku, terkait dengan kasus tersebut, sudah sebanyak 4 saksi yang dimintai keterangan.

Hingga berita ini diturunkan, jenasah korban sudah dipulangkan ke rumah duka dan disemayamkan di Kampung Trikora Kaimana.(ANI-R1)

Komentar

News Feed