oleh

Pemda Maybrat Gelar Pelatihan Pengolahan Kacang Sangrai Bagi Petani

Kumurkek : Pemerintah Kabupaten Maybrat menerima kedatangan Tim Penyuluh Swadaya dan pendamping dalam rangka memberi pelatihan petani di kabupaten Maybrat untuk pengolahan Kacang Sangrai yang merupakan produk unggulan saat ini.

Tim penyuluh swadaya akan melatih beberapa petani dalam 1 minggu kedepan agar dapat mengelola produk secara mandiri, mengingat hasil produksi kacang yg ditanam petani cukup tinggi namun belum memiliki nilai jual dipasaran sehingga dengan pelatihan ini dapat meningkatkan nilai tukar petani (NTP) saat di konversikan menjadi uang (rupiah).

Bupati Maybrat, Bernhard Rondonuwu mengatakan, program peningkatan kapasitas petani yang di lakukan oleh Dinas Pertanian dan perkebunan dipimpin oleh kepala dinas Marthen Howay diharapkan dapat terus melaksanakan kegiatan semacam ini agar lebih banyak petani yang dapat menerima manfaat dan tentunya dapat memperpaiki tingkat kesejahteraan petani tersebut.

” Jika saat ini melatih petani untuk pengolahan hasil, kedepan bisa di upayakan untuk melatih cara budidaya kacang tanah agar lebih baik dan mendapatkan hasil lebih banyak dan berkesinambungan, dengan adanya pelatihan pembuatan kacang sangrai ini maka kedepan pemerintah memiliki produk pangan asal daerah sendiri yang dapat dijual dan diberikan sebagai ole-ole dari tanah Maybrat” ujar Bernhard Rondonuwu.

Baca Juga  Pj Gubernur lantik Pj Sekda Papua Selatan

Tim penyuluh Swadaya dipimpin oleh Sampel Kapero, Anthnio Wowiling, Jery Supit merupakan pelaku usaha Kacang sangrai dari Desa Kayu Uwi, Kecamatan Kawangkoan – Kabupaten Minahasa yang telah lebih 40 tahun menggeluti budidaya tanam kacang dan pengolahan hasil produksi kacang. (ida)

News Feed