BINTUNI – Operasi Teretorial (Opster) TNI Kodim 1806/Teluk Bintuni tahun anggaran 2020, telah ditutup secara resmi oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII Kasuari, Mayor Jenderal TNI Ali Hamdan Bogra, di Lapangan Makodim 1806/Teluk Bintuni, Distrik Manimeri, Jumat (7/8/2020).
Salah satu perwakilan masyarakat Kampung Botay Lama dan Kampung Botay Baru, Distrik Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni, Jhon Mobalen, mengatakan dengan adanya kegiatan TNI bersama pemerintah daerah dan juga kepolisian di kampungnya, membuat perubahan pada tingkat kesejahteraan. Warga setempat bisa menempati rumah layak huni dengan fasilitas WC kamar mandi, listrik dan juga air bersih.
“Hidup kami berubah, sebelumnya, kami mendiami rumah – rumah tidak layak, dan sekarang berubah mendiami rumah yang baik, ada kamar tidur, WC, dan bahkan air bersih,” kata Jhon kepada wartawan di halaman Makodim 1806/Teluk Bintuni.
Mewakili masyarakat ia mengucapkan terima kasih kepada TNI, pemerintah daerah dan polri, yang mana telah membantu bersama – sama masyarakat membangun rumah dan kampung.
“Dengan berakhirnya kegiatan ini, kami minta jangan biarlan tinggalkan kami, kalau boleh setiap saat mereka datangi, melihat bangunan kita,” ujarnya.
Sementara itu, mewakili Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw, Plt. Sekda Frans N. Awak juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas berjalannya program Opster ini sesuatu dengan rencana.
“Sebagai pemerintah mewakili bapak bupati dan bapak wakil, berterimakasih kepada pimpinan TNI, yang sudah bersama – sama mendukung program pembangunan di Kampung Botay dan sekitarnya,” kata Plt. Sekda.
Frans Awak mengatakan kedepan diharapkan ada program – program seperti ini lagi yang melibatkan pihak TNI, dalam pembangunan di Kabupaten Teluk Bintuni.
“Kepada masyarakat apa yang sudah dibangun oleh pemerintah melalui TNI bekerjasama dengan pemerintah daerah, ini dimanfaatkan secara baik, yang kami harapkan adalah setelah selesai pembangunan fisik dan non fisik degan adanya arahan yang diberikan oleh TNI kepada masyarakat, menjadikan masyarakat lebih mengnal TNI, sehingga tidak ada lagi kesan bahwa TNI menjadi momok bagi mereka (masyarakat), apapun yang TNI lakukan untuk ketentuan bersama,” pungkasnya.
Program Opster yang dilaksanakan dalam kurun waktu 60 hari, mulai 9 Juni hingga 7 Agustus 2020, ada dua kegiatan. Yakni pembangunan fisik dan non fisik. (at)
Universitas Jayabaya melalui Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) menggelar Seminar Internasional dengan mengusung tema “Law Enforcement of Government Actions in the Digital
Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Lahai Roi gelar Rapat Koordinasi Keuangan 2025, pada Sabtu, 20/09/2025. Baca Juga Pangdam XVIII/Kasuari Pimpin Tradisi Satuan
Oleh: Dr. Hendra Dinatha, S.H., M.H.*) Pendahuluan: PPP dalam Persimpangan Sejarah Baca Juga Pangdam XVIII/Kasuari Terima Kunjungan Delegasi Regional ICRC
MAN Kota Sorong menerima kunjungan kerja dari Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat dalam rangka monitoring
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Konvensi Nasional bertajuk “Sinergi dalam Membangun dan Menegakkan Supremasi Hukum Menuju Indonesia Emas 2045”, di The
Komentar