oleh

Lima Kerangka Baru Untuk Papua

MANOKWARI – Staf Khusus Presiden, Billy Mambrasar, diharapkan bisa menjadi komunikator untuk menjembatani komunikasi Pemprov Papua Barat dan Pemerintah Pusat. Harapan itu mengemuka dalam pertemuan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dengan Billy di Kantor Gubernur, Manokwari, Kamis (4/2/2021).

Pertemuan yang juga dihadiri para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) itu membahas pelaksanaan Inpres Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

“Saya diminta menjadi komunikator, sehinnga komunikasi Pemprov Papua Barat dan Pemerintah Pusat menjadi produktif. Terutama dalam konteks percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua Barat,” ujar Billy.

Inpres Nomor 9 Tahun 2020 diteken Presiden Joko Widodo pada 29 September 2020. Billy menuturkan, pertemuan dengan Gubernur Mandacan antara lain untuk mendapatkan masukan terkait penyusunan Rencana Aksi Inpres tersebut.

Baca Juga  Gubernur Dominggus: RSU Papua Barat Harus Siap Melayani Masyarakat yang Ingin Rapid Test dan Swap

“Ini kali pertama saya berbicara soal Inpres itu dengan Bapak Gubernur, maka tadi saya diminta untuk menjadi komunikator,” tambah Billy.

Dalam Inpres itu disebutkan Rencana Aksi difokuskan pada lima Kerangka Baru untuk Papua atau the new framework for Papua.

Ringkasan lima Kerangka Baru itu yakni percepatan pembangunan sumber daya manusia, percepatan transformasi pembangunan ekonomi, percepatan pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan dan pelestarian lingkungan hidup serta percepatan reformasi birokrasi.

News Feed