PAPUABARAT.SIBERINDO.CO – Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sorong I Nengah Heri Susanto,S.Sos.H., melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) Hindu bersama anggota Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya yang beragama Hindu.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan untuk meningkatkan Sraddha dan Bhakti, sekaligus memperkuat ketahanan spiritual dan mental anggota Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dalam pembinaan tersebut, Penyuluh Agama Hindu mengajak para anggota untuk menjadikan ajaran agama sebagai landasan dalam membangun kepribadian yang baik, mengendalikan diri, serta menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab.
Pembinaan juga mengangkat nilai-nilai yang terkandung dalam Bhagavad Gita 18.42, yang mengajarkan pentingnya ketenangan, pengendalian diri, kesucian, kesabaran, kejujuran, pengetahuan, kebijaksanaan, dan keteguhan dalam menjalankan kehidupan.
Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan dengan pelaksanaan tugas anggota Polri. Dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan, seorang anggota kepolisian tidak hanya dituntut memiliki kemampuan profesional, tetapi juga membutuhkan kematangan spiritual, pengendalian emosi, integritas, serta sikap yang humanis.
Melalui Binrohtal, para anggota diajak untuk senantiasa meningkatkan kualitas diri melalui praktik keagamaan dan refleksi spiritual. Sraddha dan Bhakti diharapkan tidak hanya diwujudkan dalam kegiatan ibadah, tetapi juga tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari, khususnya ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Nilai-nilai agama hendaknya menjadi bekal dalam melaksanakan tugas, sehingga setiap anggota mampu menjalankan amanah dengan hati yang tenang, pikiran yang jernih, serta tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keadilan,” demikian pesan yang disampaikan dalam pembinaan tersebut.
Kegiatan Binrohtal ini diharapkan dapat memberikan penguatan moral dan spiritual bagi anggota Polda Papua Barat Daya yang beragama Hindu. Dengan semakin kuatnya Sraddha dan Bhakti, anggota Polri diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, tegas dan terukur, serta berintegritas tinggi.
Lebih dari sekadar kegiatan pembinaan rutin, Binrohtal menjadi ruang untuk membangun kesadaran bahwa tugas kepolisian merupakan sebuah tanggung jawab dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara yang perlu dijalankan dengan penuh ketulusan serta berlandaskan nilai-nilai dharma.
Melalui pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan lahir insan Polri yang tidak hanya memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, mental yang tangguh, hati yang bijaksana, dan senantiasa mengedepankan kedamaian dalam setiap pengabdian.
Pesan Utama
“Perkuat Sraddha dan Bhakti, Kokohkan Mental, Wujudkan Pengabdian yang Humanis dan Berintegritas.”










