Papuabarat.Siberindo.co – Tambrauw : Setelah Pemerintah Kabupaten Tambrauw melakukan pinjaman ke Bank Papua sebesar 300 Miliar lebih pada tahun sebelumnya untuk pembangunan infrastruktur jalan, kini pemerintah daerah kembali melakukan pinjaman lagi sebesar 100 Miliar ke Bank Papua melalui persetujuan DPRD pada sidang Pembahasan dan Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2020 Kabupaten Tambrauw.
Ketua DPRD, Chosmas Baru mengaku pinjaman 100 Miliar ini merupakan kedua kali dan akan digunakan untuk peningkatan jalan di Distrik Sausapor karena Sausapor merupakan daerah pariwisata kemudian sebagai persiapan festival budaya pada tahun depan.
Disebutkan, selain itu dana tersebut juga akan digunakan untuk pemeliharaan jalan dibeberapa daerah seperti jalan dari Fef ke Miyah, jalan dari Sausapor menuju Distrik Kwoor.
Dia mengaku ruas jalan ini sebenarnya tanggung jawab APBN akan tetapi ruas jalan tersebut berada persisi di wilayah Tambrauw sehingga pemerintah mengambil kebijakan untuk menaruh anggaran pemeliharaan pada ruas jalan tersebut.
“Pinjaman 100 Miliar ini akan dituntaskan pada tahun ini selesai direalisasikan,” akunya kepada media ini di Hotel Kiryad, Rabu (30/9).
Dicerca soal penyerapan dana pinjaman 300 Miliar lebih dia mengaku dana tersebut sudah terealisasi secara baik dan tepat sasaran. Dana tersebut, sebutnya lebih terserap kepada pembangunan jalan mulai dari titik nol Mega naik ke Fef, pembangunan jembatan, perumahan esalon, Kantor Bappeda dan PU, Kantor DPRD, kediaman Bupati, Wakil Bupati dan Sekda.
Karena itu dirinya berharap kiranya dengan pinjaman ini para pengguna anggaran khususnya para OPD memaksimalkan penyerapan dana tersebut sehingga nantinya pembangunan bisa dinikmati masyarakat dan selesai tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah ditentukan bersama
Pemda Tambrauw Pinjam 100 Miliar di Bank Papua.










