oleh

Komitmen Akomodasi PPPK guru, Dinas Pendidikan Tambrauw Singkronisasi dan Validasi Dapodik

Dalam rangka mengakomodasi tenaga guru jenjang PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/SMK sebagai persiapan seleksi PPPK, Dinas Pendidikan Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya melaksanakan sinkronisasi dan validasi data pokok pendidikan (dapodik) khusus guru pada seluruh satuan tingkat pendidikan di wilayah Kabupaten Tambrauw.

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari pada Rabu 30 Agustus 2023 sampai 1 September 2023 yang diikuti oleh seluruh operator dapodik se-Kabupaten Tambrauw yang berasal dari Jenjang Pendidikan Paud, SD, SMP dan SMA/SMK di Hotel Mamberamo Kota Sorong. Jumat (01/9/2023).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Tambrauw Yoseph Yewen saat ditemui menjelaska, sinkronisasi dan validasi dapodik khusus guru pada satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP dan SMA/SMK bertujuan untuk memastikan guru yang telah mengabdi pada satuan pendidikan itu bisa terakomodasi pada seleksi PPPK.

Baca Juga  Kemenkumham Goes To Campus Sosialisasi KUHP Baru di Sorong

“dapodik guru ini ini sangat penting bagi Dinas Pendidikan untuk mememastikan guru yang akan ikut seleksi benar-benar sudah terdata di dalam dapodik itu,” jelas Yoseph Yewen.

Yosep menyebutkan, jumlah guru sarjana yang telah dipastikan ikut seleksi PPPK pada tahun ini berkisar 194 orang, dengan rincian 12 orang mengabdi di PAUD/TK, 108 orang mengajar di tingkat SD, 31 orang mengabdi di SMP, kemudian di SMA terdapat 13 orang guru dan SMK sebanyak 30 orang.

“guru yang akan ikut seleksi harus benar-benar tersingkronisasi dan tervalidasi di dapodik guru yang akan ikut seleksi PPPK jika tidak maka yang guru yang bersangkutan tidak bisa mengikuti seleksi PPPK,” ungkap Yoseph Yewen.

Baca Juga  Galakkan Pelatihan Literasi Baca Tulis bermuatan Pendidikan Inklusif & Disiplin Positif, UNIMUDA Sorong Bidik Guru SD

Selain tujuan seleksi PPPK guru, lanjut Yosep, melalui validasi dan sinkronisasi dapodik 2023 ini juga menjadi bagian penting bagi setiap sekolah guna memungkinkan usulan pembangunan fasilitas sekolah pun tentu akan terealisasi dari pusat, karena data ini akan terkoneksi dengan pusat.

“Jika dapodik itu valid tentunya segala usulan ke pusat untuk pemenuhan fasilitas bisa terjawab karena anggaran turun disesuaikan dengan dapodik itu,” ujarnya.

Terkait dengan seleksi PPPK, tambah Yosep, penentuan kelulusannya itu tergantung kemamampuan yang bersangkutan menjawab soal jawaban.

Baca Juga  Pengurus Wilayah KB PII Ditanah Papua Dikukuhkan


“pemerintah sudah berupaya membantu lewat sinkronisasi dan validasi data, selebihnya tergantung dari guru yang menentukan nasibnya, lulus atau tidak itu tergantung dari yang bersangkutan,” beber dia.

Disebutkan, pada 2022, formasi PPPK yang ikut tes sebanyak 116 tapi yang lolos hanya 16 orang. Jadi, diharapkan kepada seluruh guru yang ikut seleksi harus benar-benar menyiapkan diri supaya bisa lulus pada tahapan seleksi.

“kita komitmen untuk pastikan seluruh guru calon peserta seleksi PPPK terakimodasi di dapodik sehungga semuanya bisa ikut seleksi tersebut”

Hal ini dilakukan karena Kabupaten Tambrauw sangat membutuhkan guru sehingga diharapkan seluruhnya calon peserta seleksi PPPK bisa lulus pada tahapan seleksi nanti. (ida)

News Feed